Jumat, 12 Oktober 2012

jurnal penulisan ilmiah nina untari
PERANAN AUDIT OPERASIONAL ATAS SISTEM PENJUALAN PADA PD. KALIBATA DALAM RANGKA MENINGKATKAN EFISIENSI DAN EFEKTIFITAS

Disusun oleh

Nama : Nina Untari
NPM : 20207786
Jurusan : Ekonomi Akuntansi
Pembimbing : Supiningtyas Purwaningrum, SE.,MM

ABSTRAK

Nina Untari.20207786
Peranan Audit Operasinal Atas Sistem Penjualan Pada PD. Kalibata Dalam Rangka Meningkatkan Efisiensi dan Efektifitas Periode Tahun 2010
PI. Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Unniversitas Gunadarma, 2010
Kata Kunci : Audit Operasional, Sistem Penjualan, Flow Chart
(v +51)

Tujuan penulisan ilmiah ini untuk mengetahui pelaksanaan audit operasional pada system penjualan, menilai sejauh mana pengaruh audit operasional dalam mengidentifikasi kelemahan-kelemahan intern dan mengetahui bagaimana peranan laporan audit operasional terhadap kebijakan manajemen dalam meningkatkan efektifitas dan efisiensi penjualan.
Adapun metode penelitian yang digunakan adalah dengan cara study lapangan yaitu dengan melakukan observasi dan wawancara dengan membuat daftar koesioner yang dimuat dalam lampiran kepada pihak yang terkait PD. Kalibata yang berlokasi di JL. Raya Bogor KM, 29 Kel. Tugu Palsigunung RT. 01/RW. 04 Cimanggis. Dan dalam study kepustakaan penulis

mengambil dari dokumen-dokumen perusahaan dan buku-buku referensi yang berhubungan dengan ilmiah.
Dalam audit operasional terdiri dari tiga jenis audit yaitu audit fungsional, audit organisasi dan audit penugasan khusus. Audit operasional bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efktifitas perusahaan.
Untuk itu hasil pelaksanaan audit operasional atas fungsi penjualan pada PD. Kalibata telah sesuai dengan prosedur dan kebijakan manajemen dalam meningkatkan efektifitas dan efisiensi penjualan.
Setelah melaksanakan audit operasional pada PD. Kalibata terdapat struktur organisasi yang belum berubah untuk mengikuti kondisi yang berubah sehingga pengarahan strategi perusahaan tidak jelas, dokumen yang hilang sehingga ada beberapa transaksi yang belum di jurnal dan memakan waktu untuk sampai ke bagian akuntansi, dan tidak melakukan pengecekan terhadap barang yang ingin dikirim pada bagian gudang sehingga adanya keluhan dari pelanggan berkaitan dengan masalah tersebut.
Berdasarkan pengaruh yang di dapat pada PD. Kalibata, pentingnya pelaksanaan audit operasional dalam sistem penjualan yaitu untuk mempertahankan prestasi atau menanggualangi kelemahan yang ada dalam upaya mencapai efektifitas penjualan, untuk meningkatkan volume penjualan, untuk mengurangi keluhan pelanggan dari prosedur penjualan, untuk meningkatkan strategi yang ditetapkan oleh perusahaan, untuk meningkatkan kinerja perusahaan.









PENDAHULUAN

Latar Belekang Masalah
Memasuki perdagangan bebas, persaingan dunia usaha demikian ketat. Hal tersebut merupakan tantangan bagi Indonesia yang sedang mangalami keterpurukan di segala bidang khususnya di bidang ekonomi, saat ini Indonesia terus berjuang untuk terus memperbaiki keadaan ekonomi tersebut. Masalah yang timbul antara lain adalah bertambahnya jumlah penganguran karena lapangan pekerjaan yang semakin terbatas. Terbatasnya lapangan pekerjaan ini disebabkan antara lain karena perusahaan-perusahaan yang kurang dapat bertahan menghadapi kenaikan harga dan persaingan bisnis yang semakin ketat. Pembangunan ekonomi harus terus dilakukan dan mendapat perhatian utama karena mempunyai pengaruh besar dalam usaha mempertahankan stabilitas perekonomian di Indonesia.
Salah satu sector yang diharapkan oleh pemerintah untuk menompang kemajuan ekonomi adalah sector perdagangan. Hal ini diperlukan dalam rangka mempersiapkan diri menuju era perdagangan bebas dunia usaha. Saat ini semakin banyak perusahaan yang bergerak dalam bidang perdagangan disebabkan bidang perdagangan cukup memberikan prospek yang baik walaupun banyan dari mereka yang gagal dalam melaksanakan kegiatan operasinya.
Banyak yang berpendapat bahwa kegagalan tersebut disababkan oleh keadaan ekonomi yang belum stabil, persainngan yang semakin ketat dan perkembangan teknologi yang sangat pesat, padahal sebagian besar kegagalan tersebut disebabkan perusahaan tidak mengetahui bagaimana cara untuk dapat bersaing dengan perusahaan lain ditambah perusahaan tersebut tidak mengikuti perkembangan perdagangan dunia yang terjadi.
Keberhasilan suatu perusahaan dalam mendapatkan keuntungan yang maksimal tidak terlepas dari adanya pengendalian yang efektif atas semua kegiatan yang ada dalam perusahaan, sebab itu perusahaan harus berusaha untuk menghindari adanya pemborosan dalam hal-hal yang dapat membawa kerugian bagi perusahaan.
Audit operasional sebagai bagian dari fungsi pengendalian merupakan suatu alat bagi manajemen untuk mengukur dan mengevaluasi kegiatan yang telah dilaksanakan. Manajemen harus memperhatikan segala aspek dalam perusahaan terutama unsur-unsur yang dapat
mempengaruhi penetapan laba rugi perasahaan. Salah satu elemen penting yang dapat mempengaruhi penetapan laba rugi perusahaan adalah penjualan, karena dengan adanya kegiatan penjualan memungkinkan tercipanya pendapatan yang selanjutnya setelah dikurangi dengan berbagai biaya operasi akan menciptakan laba dalam jangka panjang berguna unuk menjamin kontinuitas perusahaan atau rugi yang dalam jangka waktu tertentu dapat membuat perusahaan tidak dapat lagi melanjutkan usahanya.
Maka dengan adanya masalah tersebut, penulis terdorong untuk melakukan penulisan ilmiah yang berkaitan dengan audit operasional dan mengambil judul :
“Pengaruh Audit Operasinal Atas Aktivitas Penjualan Pada PD. KALIBATA Dalam Rangka Meningkatkan Efisiensi dan Efektifitas Periode Tahun 2010”.

Rumusan Masalah
Sesuai dengan latar belakang yang penulis paparkan di atas maka penulis mencoba menguraikan pokok permasalahan sebagai berikut :
1) Bagaimana proses atau tahapan pelaksanaan audit operasional pada Perusahaan Dagang KALIBATA ?

Batasan Masalah
Mengingat terlalu luasnya pembahasan mengenai audit operasional, maka dalam penulisan ini hanya dibatasi pada audit operasional hanya pada system pengendalian intern atas aktivitas fungsi penjualan.

Tujuan Penelitian
Sesuai dengan masalah yang dirumuskan, maka tujuan diadakannya penelitian adalah sebagai berikut :
1. Untuk mengetahui proses atau tahapan pelaksanaan audit operasional pada PD. KALIBATA.




Manfaat Penelitian
Manfaat dari penelitian ini adalah :
1. Dapat memberikan suatu masukan dan pertimbangan yang dapat digunakan untuk meningkatkan pelayanan pada penjualan.
2. Agar berguna bagi masyarakat luas pengetahuan tentang penjualan.
3. Bagi penulis adalah untuk menambah kepustakaan dan mengembangkan ilmu pengetahuan dalam bidang audit yang diperoleh selama mengikuti perkuliahan di Universitas Gunadarma dan dapat diterapkan di dunia kerja dengan terjun langsung kelapangan.
4. Untuk pembaca adalah sebagai dasar pembanding bagi pembaca yang akan mengadakan penelitian sejenis.

Metode Penelitian
Untuk memudahkan penulis dalam mengumpulkan data dan untuk menyusun penulisan ilmiah ini penulis menggunakan metode :

1. Objek Kajian Penelitian
Objek kajian penelitian adalah objek kajian atau apa yang menjadi titik perhatian suatu penelitian (suharmisi arikunto,2000:99). Adapun objek penelitian yang dikaji penulis adalah analisis audit operasional atas aktifitas penjualan dalam rangka meningkatkan efisiensi dan efektivitas yaitu pada :
PD. KALIBATA tepatnya di JL. Raya Bogor KM, 29 Kel. Tugu Palsigunung RT. 01/RW. 04 Cimanggis.
2. Data / Variabel
Dalam penelitian ilmiah ini jenis data variabel yang digunakan yaitu:
a) Data Primer
Data ini bersumber dari objek penelitian terhadap perusahaan yang di teliti dengan melakukan survey langsung dan juga interview langsung pada PD. KALIBATA
b) Data Sekunder
Data ini diperoleh dengan cara mengumpulkan data yang telah diolah oleh pihak perusahaan berupa dokumen-dokumen yang berkaitan dengan audit operasional pada penjualan.

3. Metode Pengumpulan Data
Untuk memudahkan penulis dalam mengumpulkan data dan untuk menyusun penulisan ilmiah ini penulis menggunakan metode :

A. Penelitian Lapangan (Field Research)
Riset ini dilakukan dengan mengadakan pengamatan secara langsung pada perusahaan melalui :
a. Dokumentasi
Yaitu mencari data kepada perusahaan secara langsung mengenai hal-hal atau variabel yang berupa catatan, laporan, agenda dan sebagainya.
b. Interview
Yaitu pengumpulan data dengan wawancara atau tanya jawab langsung pada perusahaan serta bagian-bagian yang terkait dengan tema penulisan. Interview ini digunakan untuk melengkapi data yang diperoleh.
c. Observasi
Yaitu pengamatan lansung suatu objek yang akan diteliti dalam waktu singkat dan bertujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai objek penelitian.

B. Metode Pustaka
Dilakukan dengan cara mencari dan membaca sumber-sumber pustaka atau literature-literature yang ada hubungannya dengan materi penulisan. Metode ini sebagai pelengkap dalam penulisan dari penelitian lapangan yang dilakukan sebelumnya.

4 Alat Analisis
Alat analisis yang digunakan penulis dalam penelitian ilmiah ini yaitu:
a) Koesioner adalah pertanyaan tertulis yang disampaikan kepada perusahaan yang bersangkutan
b) Flowchart (Bagan Alir Dokumen / Document Flowchart)




LANDASAN TEORI

Audit
Audit merupakan bagian dari pengawasan. Pengawasan dapat dilakukan dari jauh ataupun dekat. Pengawasan yang dilakukan dari dekat dengan berhubungan langsung pada objek yang diawasi di sebut audit, sedangkan pengawasan itu sendiri bagian dari pengendalian.

Jenis-jenis audit
Menurut Arens dan Loebbcke (2000,11-13) ada tiga jenis audit yaitu:
1. Financial Statement Audit
2. Compliance Audit
3. Operational Audit

2.2 Audit operasional
Audit operasional merupakan hasil perkembangan dari pemeriksaan intern yang memperluas ruang lingkup aktivitasnya keseluruh bidang atau lingkup operasi perusahaan, tidak selalu pada fungsi akuntansinya saja. Banyak istilah yang digunakan dalam audit operasional, menurut Sukrisno Agoes (1996:173) manajemen audit disebut juga operasional audit, functional audit, system audit. Pada dasarnya istilah-istilah di atas memiliki makna yang sama dengan audit operasional.

2.2.2 Tujuan dan Ruang Lingkup Audit Operasional
Adapun tujuan audit operasional sukirno agoes (1996:173) adalah sebagai berikut:
1. Untuk menilai kinerja (performance) dari manajemen dan berbagai fungsi dalam perusahaan.
2. Untuk menilai apakah berbagai sumber daya (manusia, mesin, dana, harta dan lainya) yang memiliki perusahaan telah digunakan secara efisiensi dan ekonomis.
3. Untuk menilai efektivitas perusahaan dalam mencapai tujuan (objektiv) yang telah ditetapkan oleh top manajemen.



4. Untuk dapat memberikan rekomendasi kepada top manajemen untuk memperbaiki kelemahan-kelemahan yang terdapat dalam penerapan struktur pengendalian intern perusahaan, dan prosedur operasional perusahaan, dalam rangka meningkatkan efisiensi, keekonomian dan efektifitas dari kegiatan operasi perusahaan.

Jenis-jenis Audit Operasional
a. Audit Fungsional
b. Audit Organisasional
c. Audit Penugasan Khusus















PENUTUP

Kesimpulan
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh penulis serta didukung dengan data yang diperoleh dari hasil penelitian, terdapat beberapa hal yang dapat disimpulkan yaitu :
1. Sistem dan prosedur yang diterapkan oleh pimpinan telah menjadi pedoman terhadap pelaksanaan aktivitas perusahaan, maka sistem dan prosedur pada PD. Kalibata dapat dikatakan efektif.
2. Dalam melaksanakan audit operasional yang telah dilakukan oleh penulis, maka penulis menyimpulkan bahwa:
a. Adanya perubahan sistem operasional dan tugas-tugas pada bagian tertentu akan tetapi belum ada perubahan struktur organisasi yang baru.
b. Dalam proses penyimpanan / pengarsipan dokumen transaksi diletakkan pada rak terbuka dan tidak tertata rapi pada tempatnya sehingga terdapat dokumen yang hilang karena dokumen tersebut terlepas pada tempatnya.
c. Adanya kerusakan barang yang dapat menimbulkan masalah mengenai keluhan dari pelanggan.
3. Berdasarkan pengaruh yang didapat pada PD. Kalibata, pentingnya audit operasional dalam sistem penjualan adalah :
a. Untuk mempertahankan prestasi atau menanggualangi kelemahan yang ada dalam upaya mencapai efektifitas penjualan.
b. Untuk meningkatkan volume penjualan.
c. Untuk mengurangi keluhan pelanggan dari prosedur penjualan.
d. Untuk meningkatkan strategi yang ditetapkan oleh perusahaan.
e. Untuk meningkatkan kinerja perusahaan.





Saran
Setelah dilakukan penelitian dan pembahasan serta berdasarkan kesimpulan, maka penulis memberikan saran-saran sebagai berikut :
1. Perlu adanya pemeriksaan intern pada fungsi-fungsi yang di atur menurut kebijakan manajemen dan direksi dengan memeriksa dan menilai kegiatan-kegiatan perusahaan.
2. Dokumen transaksi diserahkan dalam tumpukan. Setiap tumpukan terdiri dari 50 lembar dokumen dengan Batch Control Total Sheet (BCTS) di atasnya. BCTS berisi jumlah lembar dokumen dan jumlah transaksi yang ada dalam tumpukan tersebut.
3. Melakukan pengecekan barang kembali yang dilakukan pada bagian pengiriman barang sebelum barang dikirim.
4. Meningkatkan sarana dan prasarana perusahaan yang lebih baik lagi sehingga dapat bersaing dengan perusahaan lain.
5. Mengoptimalkan cara kerja dan kapasitas kerja dalam perusahaan dengan menghemat biaya-biaya
.












Analisis Jurnal :
·         Tema                           : Persaingan pasar
·        Judul                            : peranan audit operasional atas system penjualan pada PD. Kalibata dalam  rangka meningkatkan efisiensi dan efektifitas
·         Pengarang                   : Nina Utari
·         Tahun                          : 2010
·         Latar belakang             : Memasuki perdagangan bebas, persaingan dunia usaha demikian ketat. Hal tersebut merupakan tantangan bagi Indonesia  yang sedang mangalami keterpurukan di segala bidang khususnya di bidang ekonomi, saat ini Indonesia terus berjuang untuk terus memperbaiki keadaan ekonomi tersebut. Banyak yang berpendapat bahwa kegagalan tersebut disababkan oleh keadaan ekonomi yang belum stabil, persainngan yang semakin ketat dan perkembangan teknologi yang sangat pesat. Maka dengan adanya masalah tersebut, penulis terdorong untuk melakukan penulisan ilmiah yang berkaitan dengan audit operasional dan mengambil judul : “Pengaruh Audit Operasinal Atas Aktivitas Penjualan Pada PD. KALIBATA Dalam Rangka Meningkatkan Efisiensi dan Efektifitas Periode Tahun 2010”.
·         Masalah dan tujuan     : Sesuai dengan latar belakang yang penulis memaparkan suatu masalah proses pelaksanaan audit operasional pada perusahaan dagang Kalibata.
METEDOLOGI
·         Data dan variabel        : Dala penelitian ilmiah ini jenis data variabel yang dipakai penulis adalah data primer, karena dalam penelitian ilmiah ini penulis melakukan survey dan interview langsung pada PD. KALIBATA. Selain itu penulis juga memakai data sekunder karena dalam penelitian ilmiah inipenulis mengumpulkan                                                 
                                   
                                      beberapa data-data dari perusahaan tersebut yang berkaitan                                                  dengan audit operasional pada penjualan.
·         Metode                        :  Metode pengumpulan data yang dipakai penulis antara lain,                                                 penelitian lapangan (Field Research), dan metode pustaka.
·         Model                          :  Alat analisis yang digunaka penulis dalam penelitian ilmiah ini                                             yaitu koesioner dan flowchart.
·         Hasil                            :  Dengan melakukan penelitian ilmiah ini penulis mendapatkan                                              hasil berupa definisi audit, jenis – jenis audit, definisi audit                                                  operasional, tujuan dan ruang lingkup audit operasional, dan                                                   jenis – jenis audit operasional.
·         Kesimpulan/saran        : Berdasarkan jurnal yang saya baca diatas saya menyimpulkan                                              system prosedur yang diterapkan oleh seorang pemimpin dapat                                            menjadi masukan terhadap pelaksanaan kegiatan perusahaan, dan                                            saya berpendapat penerapan system audit dan prosedur pada PD.                                               Kalibata efisien. Selain itu saya mempunyai saran mungkin harus                                              dilakukan pemeriksaan secara detail dalam melakukan kebijakan                                         manajemen dengan meninjau segala kegiatan perusahaan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar